“Gue capek!!” kata Jennifer ketus.

“Maksud lo capek apa?” Andrew sedikit meninggikan suaranya.

“Gue capek ngeladenin lo. Lo bilang mau berhenti make’, tapi nyatanya apa?”

“Emang lo pikir gampang apa?! Emang selama ini lo pernah peduli! Pernah lo ngebantuin gue! Nggak pernah Jen!!!” balas Andrew.

“Lo tu emang nggak pernah ngerti ya!!” kata Jennifer lagi.

“Ngerti apa?? Ngerti kalo lo sayang gue?? Cinta gue?? Non sense!! Emang lo pikir gue nggak tau maksud lo pacaran ma gue!!”

“Maksud lo apa?” Jennifer meninggikan suaranya.

“Apa pernah lo mikirin gue? Yang lo pikirin itu cuma gimana gue bisa menuhin semua yang lo mau. Iya kan!!”

Jennifer menampar pipi kiri Andrew. “Ati-ati lo kalo ngomong!!”

Andrew membalas tamparan itu. “Jadi menurut lo yang gue bilang barusan salah? Udahlah, gue udah tau semua. Lo nggak pernah tulus cinta ma gue! Gue liat lo jalan ma cowok laen kemaren. Pake acara  mesra-mesraan lagi!”

“Tapi dia cuma temen!!” bantah Jennifer.

“Terserah lo!” kata Andrew sambil mengacungkan telunjuknya ke hidung Jennifer. “Daripada  kita ribut terus, mending mulai sekarang kita putus!” Andrew berpaling dan meninggalkan Jennifer. (more…)

Aku menatap diriku di cermin, mengedarkan pandangan ke seluruh bagian tubuhku tanpa melewatkan barang se-centi. Mulai dari rambut, kaos biru tua dengan aksen grafis berwarna putih di sudut kanan bawahnya, serta celana denim hitam kesayanganku. Aku memastikan sudah memakai ikat pinggang biru yang kubeli beberapa hari lalu di toko langgananku, serta jam tangan casio yang setia melekat di pergelangan kananku kemanapun aku pergi. Setelah memberi sentuhan terakhir pada rambutku, aku memakai jaket Levi’s putihku, dan aku yakin siap untuk berangkat.

Aku harus sempurna malam ini. Sahabat terbaikku seantero jagat berulang tahun hari ini. Tepatnya ulang tahun yang ke tujuh belas -angka yang dianggap spesial menuju kedewasaan-. Ia dan mamanya mengundangku makan malam. Papanya sedang bertugas di Bali, jadi malam ini kami akan menikmati makan malam bertiga.

Pukul tujuh tepat aku sampai di depan rumahnya. Lily –sahabat terbaikku- membukakan gerbang, dan aku memarkir mobilku di garasinya. Tampak Lily menyambutku dengan senyum khasnya -yang membuat ia terlihat semakin manis- saat aku turun dari terrano hitam dengan membawa kotak besar yang terbungkus rapi oleh kertas berwarna pink. Hiasan pita jepang di bagian atas membuatnya semakin menarik. Akupun menyerahkan kado itu pada Lily. “Met Ultah ya Ly..”

“Gila..!!! Gede banget!!” seru Lily. Rasa penasarannya untuk segera mengetahui apa isi kotak itu sangat besar. “Tengkyu banget ya! Boleh aku buka sekarang?”

Aku tersenyum. “Kok aku nggak disuruh masuk dulu??” tanyaku sambil tetap menyunggingkan senyum menyindir yang membuatnya makin penasaran pada kado itu.

Lily menggiringku masuk dan langsung menuju ruang makan. Piring, sendok-garpu, dan semua masakan asli buatan Tante Dian –mama Lily- sudah tertata rapi di atas meja makan. Tante Dian muncul dari balik dapur -menuju tempat aku dan Lily duduk- dengan sebuah black forest dan lilin angka tujuh belas di atasnya. Ia menyambutku dengan basa-basi menanyakan kabar, padahal terakhir kali kami bertemu adalah tadi pagi saat aku menjemput putrinya. Tante Dian segera bergabung bersama kami. Bertiga kami menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun sesaat sebelum Lily memejamkan mata dan meniup lilinnya. Aku tak tau pasti apa yang diharapkannya, dan aku hanya berharap bisa terus menjadi sahabat terbaiknya.

Kami mulai makan.

“Tante denger kamu mau kuliah di Den Haag, bener itu Raf?” tanya Tante Dian mengawali perbincangan di meja makan.

“Maunya papa mama sih gitu, Tan. Tapi kalo Rafa sebenernya pengen kuliah di sini aja,” jawabku setelah menyelesaikan kunyahan terakhirku dan menelannya.

(more…)

Saya adalah perempuan yang biasa-biasa saja (Setidaknya itu menurut saya, entah kalau ada orang-orang tertentu yang menganggap saya tidak biasa.hehe..).

Saya suka coklat dan keju. Bagi saya keduanya adalah kenikmatan dunia yang tak terhingga. Tapi saya tetap berusaha untuk mengendalikan diri untuk tidak terlalu larut dalam kebahagiaan itu (Bahaya juga bias menyebabkan kelebihan lemak dan kolesterol. Hehe…)

Saya termasuk jenis orang yang simpel dan selalu berusaha memandang segala sesuatu dari sudut pandang yang paling simpel. (Tapi bukan berarti otak saya tidak mampu berpikir panjang lhoo..)

Saya suka laut. Disatu sisi ia begitu tenang dan biru, namun disisinya yang lain ia begitu ganas dengan ombak yang mampu menaklukkan karang. Permukaannya yang tenang meski kadang bergelombang menyimpan berjuta keindahan di dalamnya. Ingin bisa jadi seperti laut. ^^

Saya sangat menjunjung tinggi kejujuran, dan saya paling benci dibohongi. Bagi saya kejujuran yang menyakitkan lebih baik daripada kebohongan yang indah. (more…)

The upcoming Movie…!!!! Best movie of this year gonna be.. “THE VAMPIRE’S ASSISTANT” Based on book serial “The Saga of Darren Shan : Cirque du Freak” by Darren Shan..

vampireasstposter (more…)

Tadi habis nonton. Niatnya mau nonton ice age, tapi ternyata uda gak ada, akhirnya nonton merantau deh. Emmm,, dari segi cerita sih sebenernya biasa aja, standar. Bahkan tebakanq mengenai alurnya banyak yang bener. Tapi menurutq, Merantau itu termasuk film Indonesia yang bagus. Terutama untuk adegan-adegan laganya. Kelihatan lebih asli, lebih menegangkan, dan lebih seru tentunya. (Bahkan kalau disuruh milih dibanding film sebelumnya yang aq tonton ^HaRpoT 6^ aq bakal vote for Merantau). Yah, dibanding film-film Indonesia sebelumnya, film ini emang TOP dah. Cuma tetep aja ada kurangnya. Efek darahnya masih kurang oke. Darahnya belum kelihatan asli banget, soalnya masih agak berwarna pink. Hehehe.. But overall, memuaskan deh!!!

:D xoxo

Long weekend yang lalu ngapain ajah??… I spent it with my best pals ever, called her Pipit. Ngapain aja? Makan durian,, dan bikin fusilli ala Lina. Hehehe.. Beberapa hari sebelumnya emang uda kepengen buat bikin makanan sendiri, dan waktu lagi belanja di swalayan tiba-tiba aja tertarik untuk bikin spaghetti. Apalagi bahan-bahan untuk bikin pasta kan sekarang semuanya ada yang instant. Hehehe… Tapi karena agak males sama bentuknya yang panjang-panjang kayak mie, akhirnya lebih milih fusilli.

Semuanya serba instant. Mulai dari fusillinya, dagingnya, sampai saus pastanya. Caranya gampang banget. Tinggal rebus fusillinya, terus ditiriskan. Kemudian tumis bawang bombay dengan mentega secukupnya. Masukkan wortel cincang, lalu daging cincang (tapi kalau aq kemarin sih pake kornet ajah. Hihihi..). Tumis sampai wortelnya matang. Setelah itu masukkan deh saus pasta instannya. Beri sedikit air, aduk sampai mendidih. Menjelang diangkat, masukkan irisan sosis sapi. Aduk sebentar, truzz matang deh. Hmmm,,yummy!!! (more…)

Belakangan ini sering banget dengerin lagu2nya Ryan Cabrera. Enak sih.. Terutama lagu2 yang lama. Salah satunya yang judulnya SHE’s. TOP banget dah..tauk deh napa. Di denger enak,,romantic pula. hehehe…Sehari bisa muter berulang2..humfh,,lagi ketagihan Ryan neh..hehehe..

^look at him,,how cute he is…^ (more…)

haiy,,haiy… guyz,,adakah diantara kalian yang punya pengalaman dengan notebook compaq CQ40-416AU???

Dari yang ku baca di forum-forum, jenis ini emang gak compatible ma Xp, temenq yang pake type ini juga bilang gitu. Tapi aq sendiri si belum coba pke Xp (karna dengar kabar-kabar itu jd gag brani coba,,hehehe…) ‘n sekarang ini aku pake Vista. Tapi,,eh tapi..fiew days ago,,i tried to install my printer,,n u know what..it didn’t work.. Tidaaaaaak..masa printer aja gag bisa ke install. Emang si printer ku itu udah super jadul (tapi masi dahsyat lho..!!!). Temenq bilang ya itu karna printer ku yg uda kelamaan ‘n  vista kan gag terima ma yang jadul-jadul..hehehe..

is there anyone can help me?? ada yang punya pengalaman buat di share?? ato ada yang mo ngasi tau cara install Xp di CQ40-416AU???

bye..xoxo

Hari kamis (30/7) yang lalu, pulang dari kantor (magang euii!!!) langsung maen ke kantor maz andi. Nunggu maz selese gawe,,duduk deh di ruang tunggu sambil dengerin mp3 “She’s – Ryan Cabrera” (so cute song!! by cute singer!!). Pemandangan asyk juga liatin orang2 tipi itu seliweran. hehehe… Sempet muter2 kantornya juga (kek anak lagi studi tur, dengan penyamaran tentunya..hahaha) .

Maksud tujuan ke kantor maz andi ya gag lain karna pengen ketemu aja, Soalnya sabtu pagi uda harus balik ke Semarang lagi. Perpisahan ceritanya..hehehe..

Uda nunggu beberapa saat, akhirnya maz kelar juga gawenya. Truz jalan deh,,cari tempat sholat truz maen. ‘n he took me to a place that wonderfull.. Salah satu tempat makan di daerah tebet yg salah satu menunya andalannya adalah ^CheEse CaKe^.. Waaa,,surprise..!! i Love that kind of cake so much.. Langsung deh pesen mix-fruit cheese cake. Awalnya ditawarin yang blueberry coz itu menu recomendednya, tapi aq tetep mw pesenanq. Akhirnya pesen 3 dech,, mix-fruit cheese cake, opera (cake lapis coklat), ama blueberry juga.. hehehe… Makan puas mpe kenyang (kenyang banget sumpah!!!),,ngobrol2,,truz di tutup ama coffe latte..^^

hmmmm,,,so yummy..!!!! bakalan kangen n ketagihan neh..

Bicara soal perkembangan teknologi emang gak bakal ada matinya. Selalu berubah, berubah, dan berubah. Ada saja hal baru yang ditemukan manusia untuk mempermudah hidupnya. Kira-kira apa lagi ya yang bakal dibuat manusia di masa mendatang.

Buat yang kemarin menggunakan pager, kebayang gak saat itu kalo sekarang kita bisa menikmati ponsel bahkan dengan teknologi 3G. Kalo sekarang kita dengan mudahya mengakses internet, melakukan komunikasi jarak jauh, menggunakan fasilitas ATM, dan lain-lain, gimana dengan yang terjadi 50 tahun yang lalu??? Apakah yang sekarang kita rasakan juga dirasakan oleh orang-orang saat itu?? Jawabannya ya pasti tidak. Nah, kalo gitu, gimana dengan tahun 2050 nanti?? Seperti apa ya kehidupan terutama teknologi informasi saat itu??

Lets imagine..!!!

Bayangkan saja. Semua orang kan bebas berkhayal. Hehehee… Apa yang aku tulis ini juga cuma khayalanku saja. Mungkin aja terjadi, mungkin juga tidak.

Di tahun 2050 nanti jumlah uang beredar di masyarakat akan sangaaat sedikit. Semua kegiatan transaksi dilakukan secara on line. Orang-orang akan lebih memilih menggunakan fasilitas debet dan kredit dari bank. Semua toko, pusat belanja, bahkan di angkutan umum dan pasar tradisional dilengkapi dengan alat untuk mendukung transaksi tersebut. (wah, bukan tradisional lagi donk pasarnya. Hehe..). Kegiatan di bank pun akan sepi, karena akan semakin banyak mesin-mesin ATM yang mampu melayani penyetoran uang, bahkan pengajuan kredit dapat dilakukan on line di mesin-mesin ATM. Atau bahkan mungkin di tahun itu, perdagangan konvensional akan sangat jarang ditemui. Perdagangan apapun dilakukan secara on line.

(more…)

Next Page »